Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Konsep Keselamatan Dalam Bangunan Gereja Inkulturasi Jawa
Karya tulis ini berfokus pada penelaahan filosofis-teologis pada fenomena penggunaan bangunan arsitektur Jawa sebagai bangunan gereja. Tema utama yang ditelaah adalah konsep keselamatan yang terkandung dan tercitra dalam rumah Jawa dan bangunan gereja. Keselamatan dibahas karena merupakan hal esensial dalam kehidupan dan religiositas manusia di dunia. Apakah nilai-nilai spiritualitas keselamatan dalam rumah Jawa dipertahankan ketika digunakan sebagai bangunan gereja? Metodologi yang digunakan ialah penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kepustakaan. Ditemukan bahwa keselamatan rumah Jawa berpusat pada relasinya dengan filsafat Jawa yang berciri kosmologis-mistik. Sementara itu, bangunan gereja menunjukkan keselamatan yang lebih bersifat praktis. Dari berbagai praksis penggunaan bangunan Jawa sebagai gedung gereja menunjukkan beberapa elemen keselamatan dari rumah Jawa dipertahankan bentuk dan maknanya, sembari diperbarui dengan pandangan gereja. Penggunaan mmah Jawa sebagai bangunan gereja tidak hanya ungkapan inkulturasi, tetapi juga usaha bagi Gereja agar semakin mengedepankan nilai-nilai keselamatan kosmologis dan komunal yang lebih realistis dengan keadaan alam sekitar dan mengakar dalam budaya.
Kata kunci: arsitektur Jawa, arsitektur gereja, keselamatan, inkulturasi.
Ketersediaan
| I25920-C1 | I25920 | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
I25920
|
| Penerbit | Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana : Malang., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
123 p., 28 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
Carmel, III No.60/235
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






