No image available for this title

Text

Pater Beek, Freemosan Dan CIA



Kontroversi karya misionaris Josephus Beek, seorang pendeta Katolik di Indonesia, dan keterlibatannya dengan Freemason dan CIA dari sudut pandang Muslim Indonesia

Pater beek freemason dan CIA Pater Beek, seorang agen CIA dan Freemason (organisasi bawah tanah Yahudi) berkebangsaan Belanda mendarat di Jakarta pada tahun 1955. la mendapatkan tugas penting dan tidak main-main: mengkudeta Soekarno dan menghancurkan Komunis. Guna menjalankan misinya, ia mendekati beberapa perwira Angkatan Darat dan aktivis mahasiswa.Pecahnya peristiwa G 30 S tidak disia-siakan oleh Pater Beek. Secepat kilat ia menggalang demonstrasi-demonstrasi mahasiswa besar-besar di seluruh Jakarta. Kekuasaan Soekarno pun limbung. Soeharto, salah satu bidak sang agen, mulai merangkak naik ke singgasana kekuasaan. Lewat tangan Soeharto, Pater Beek mulai menghancurkan kekuatan Komunis. Lima ribu nama orang-orang komunis ia serahkan kepada Soeharto untuk dihabisi. Narasi kelam dalam sejarah Indonesia pun dimulai. Setelah Soekarno tumbang dan komunis dihancurkan, Pater Beek mencari sasaran baru. Sasaran itu umat Islam. Lewat orang-orang kepercayaannya, Pater Beek mengobrak abrik kehidupan politik umat Islam


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
959.8 / SEM / p
Penerbit Galan : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
14 x 21 cm / 200 pg
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9789791836937
Klasifikasi
959.8 / SEM / p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini