Image of Masyarakat Petani Dan Kebudayaan

Text

Masyarakat Petani Dan Kebudayaan



Masyarakat petani adalah komunitas yang mengandalkan budidaya tanaman dan pengelolaan lahan sebagai basis utama ekonomi serta kehidupan sosialnya.
Kebudayaan agraris ini dicirikan oleh ketergantungan pada alam, ikatan komunal yang kuat, tradisi yang turun-temurun, serta sering kali hidup mandiri secara ekonomi dalam unit desa.
Berikut adalah karakteristik utama masyarakat petani dan kebudayaannya:

Kehidupan Guyub (Gemeinschaft): Masyarakat petani cenderung hidup berkelompok dengan ikatan sosial yang kuat, kekeluargaan, dan gotong royong.
Subordinasi dan Tradisi: Secara historis, petani seringkali berada dalam posisi tunduk atau subordinasi terhadap kelas tuan tanah atau elit, yang sering dikokohkan melalui tradisi lokal.
Budaya Berbasis Lingkungan: Kebudayaan petani sangat terikat dengan alam dan siklus musim. Nilai-nilai budaya yang muncul biasanya menghormati tanah dan air sebagai sumber kehidupan.
Mandiri dan Subsisten: Pada awalnya, masyarakat tani cenderung subsisten, yaitu bertani untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sendiri sebelum menjual sisanya.
Kebudayaan Desa: Terdapat perbedaan signifikan antara kebudayaan kota dan desa, di mana kebudayaan petani lebih tradisional dan masih jauh dari modernisasi.


Ketersediaan

I26423-C1I26423My LibraryTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
I26423
Penerbit Rajawali CV. : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
13,5 x 20,5 cm / 113 pg
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
305.563 / RED / m
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini