Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Umat Katolik Berdialog Dengan Umat Beragama Lain
Penilaian positif terhadap agama-agama non Kristiani dan kesanggupan untuk bekerja sama dengan para penganut mereka demi untuk memasyhurkan nama Tuhan, meskipun tidak pernah absen dari cita-cita Gereja Katolik, namun telah membutuhkan proses pematangan lama sebelum dapat disalurkan ke dalam pikiran khas dan program kongkrit. Konsili Vatikan I (1870) terutama mengarahkan cita-cita kepada kesatuan keselamatan. Sedemikian itu diadakan hubungan persahabatan dalam lingkaran yang semakin jauh dari Gereja sendiri: gerakan ekumenis dengan Kristiani bukan Katolik, kerjasama dan dialog dengan jemaah baeragama bukan Kristiani, akhirnya juga dengan orang-orang tak berketuhanan.
Ketersediaan
| I23317-C3 | I23317 | My Library | Tersedia |
| I23317-C2 | I23317 | My Library | Tersedia |
| I23317-C1 | I23317 | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
I23317
|
| Penerbit | Kanisius : Yogyakarta., 1976 |
| Deskripsi Fisik |
14,5 x 21 cm / 119 pg
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
261.2 / BAK / u
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






