<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18749">
 <titleInfo>
  <title>Menyeberangi Sungai Air Mata:</title>
  <subTitle>Kisah Tragis Tapol'65 Dan Upaya Rekonsiliasi</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sumarwan, Antonius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kanisius</publisher>
  <dateIssued>2007</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>15 x 22,5 cm / 408 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kini persoalan tanggung jawab bukan lagi persoalan mudah. Untuk bertanggung jawab, orang mesti mendengarkan. Untuk mendengarkan, orang mesti tahu siapa yang didengarkan. Kelompok korban 1965 adalah salah satu kelompok untuk didengarkan saat ini. Tujuh anak muda ingin tahu kejadian sebenarnya peristiwa 1965. Namun mereka tak bisa menjawab pertanyaan: untuk apa? Lalu sebuah matakuliah memberi mereka alasan. Mereka pun pergi menemui beberapa mantan tapol. Bersama para korban, mereka menyusuri kembali sejarah kelam bangsa ini. Kenyataan kekerasan, penderitaan, kejahatan dan dendam membuat mereka tersandung. Hati dan budi mereka tergugat: Apakah kebenaran, keadilan, pengampunan, harapan dan iman masih punya arti? Membaca tulisan ini serupa dengan menyaksikan bunga-bungai taman aneka warna, yang sanggup menerbangkan imaji kita pada seraut wajah yang rupawan, yaitu Tuhan. Kita disuguhi suatu kesadaran untuk memusatkan diri pada satu titik kepasrahan dan ketulusan terhadap yang Muara Agung, seperti tersirat dalam kata-katanya, dari para survivor aku belajar beriman, belajar berpasrah dan rendah hati di hadapan Allah, belajar berharap dan percaya pada-Nya meski aku berhadapan dengan penderitaan dan kejahatan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Rekonsiliasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Lembaga Pemasyarakatan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Tapol 65</topic>
 </subject>
 <classification>365.45 / SUM / m</classification>
 <identifier type="isbn">9789792114997</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I29367</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I29367-C2</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I29367</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I29367-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I29367</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I29367-C3</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I29367</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>12.337..jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18749</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2011-02-14 10:09:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-16 16:07:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>