<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="236019">
 <titleInfo>
  <title>168 Hours:</title>
  <subTitle>Strategi Memanfaatkan Waktu Untuk Hidup Sukses Dan Bahagia</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vanderkam, Laura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Erfan, Yulius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Translator</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Elex Media Komputindo PT.</publisher>
  <dateIssued>2012</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>14 x 21 cm / 332 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebenaran yang tak terbantahkan dalam kehidupan modern adalah: kita lapar terhadap waktu. Kita mengatakan kepada diri sendiri bahwa kita ingin dapat lebih banyak membaca, rutin pergi ke tempat fitness, mencoba hobi-hobi baru, dan mencapai berbagai tujuan. Namun kita menyerah karena tidak ada waktu untuk melakukan semua itu. Atau, jika tidak membuat alasan, kita mengorbankan sesuatu—mengurangi waktu untuk hal-hal penting agar bisa memasukkan semuanya.&#13;
Namun, seharusnya ada cara yang Iebih baik dan Laura Vanderkam telah menemukannya. Setelah mewawancarai lusinan orang sukses dan bahagia, Vanderkam menyadari bahwa mereka mengalokasikan waktu dengan cara yang berbeda dengan kebanyakan orang. Bukannya membiarkan kesibukan sehari-hari menyingkirkan hal-hal penting, mereka mulai dengan memastikan ada waktu untuk hal-hal penting. Saat rencana tidak berjalan baik dan mereka kehabisan waktu, mereka membuang hanya prioritas yang Iebih rendah. &#13;
Vanderkam menunjukkan bahwa dengan sedikit pengamatan dan prioritas, Anda akan tahu adalah mungkin untuk tidur delapan jam semalam, berolahraga lima hari seminggu, dan belajar bermain piano tanpa mengurangi waktu berkualitas untuk bekerja, keluarga, dan hal-hal lain yang benar-benar penting.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebahagiaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kesuksesan Pribadi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Psikologi Individual</topic>
 </subject>
 <classification>155.25 / VAN / s</classification>
 <identifier type="isbn">9786020018034</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I35279</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I35279-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I35279</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>37.12..jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>236019</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-10 09:55:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-10 15:42:59</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>