<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="205805">
 <titleInfo>
  <title>Paham Perkawinan Dalam Hukum Gereja Katolik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raharso, Alf. Catur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Paska, Paskalis Edwin I Nyoman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Dioma</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>16 x 24 cm / 330 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masih perlukah agama, khususnya Gereja Katolik, mengatur perkawinan seseorang? Mengapa tidak diserahkan kepada UU sipil saja? Tindakan Gereja yang menetapkan sah tidaknya sebuah perkawinan, apakah bukan suatu bentuk intervensi yang membatasi kebebasan seseorang? Penolakan Gereja terhadap relasi sesama jenis atau same-sex couples, kumpul kebo, kawin kontrak atau nikah sirri, misalnya, apakah bukan suatu bentuk tindakan diskriminatif dan pemerkosaan terhadap hak seseorang untuk menikah? Pertanyaan-pertanyaan mendasar dan aktual semacam itu, juga serangan orang-orang yang mengagung-agungkan kebebasan pribadi, akan mudah dijawab bila orang membaca buku ini.&#13;
Secara panjang lebar dan mendalam penulis mengupas paham dan prinsip-prinsip fundamental perkawinan dalam Gereja Katolik. Hukum-hukum yang menyangkut unsur-unsur konstitutif perkawinan disaput dengan nilai-nilai moral teologis dan pesan pastoral. Akibatnya, pembaca bukan saja diberi informasi tentang unsur-unsur yang membuat sebuah perkawinan disebut sakramen, sah, dan tidak terceraikan, melainkan juga dasar teologisnya, mengapa seperti itu. Hukum pun tidak lagi menjadi suatu yang hanya memberi kejelasan dan kepastian tentang perkawinan yang benar dan sejati, melainkan juga mendorong orang untuk mewujudkannya.&#13;
Buku ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang terlibat dalam pelayanan gerejawi yang berkaitan dengan perkawinan, terutamanya pastor paroki dan katekis. Mereka yang hendak menikah, yang ragu-ragu dengan status perkawinannya, atau yang lagi bermasalah dalam hidup perkawinannya, pasti akan sangat terbantu oleh buku ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Hukum Kanonik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Gereja Katolik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Hukum Perkawinan</topic>
 </subject>
 <classification>262.94 / RAH / p</classification>
 <identifier type="isbn">9789792601138</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I17899</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I17899-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I17899</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I17899-C2</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I17899</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>31.806..jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>205805</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-02-22 13:40:31</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-25 12:45:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>