<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="202657">
 <titleInfo>
  <title>Total Bung Karno 2:</title>
  <subTitle>Serpihan Sejarah Yang Tercecer</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Daras, Roso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Depok</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Imania</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>15,5 x 23,5 cm / 458 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>“Roso Daras memberikan serpihan kisah hidup dan pemikiran Bung Karno yang selama ini tidak banyak terlihat. Dari situ kita bisa memahami pergulatan hidup sekaligus perjuangan Bung Karno untuk membawa bangsanya menjadi bangsa yang merdeka. Namun banyak penulis atau penafsir yang gagal, karena tidak bisa memahami perspektif pribadi Sukarno yang bisa jadi sangat subjektif. Perpindahan minat Sukarno dari panggung politik ke panggung teater, semasa di pembuangan Ende, dianggap sebagai pertobatan seorang Sukarno. Padahal ia menggunakan kelompok sandiwara ini untuk menyusupkan ide-ide perjuangannya. Di sini justru Roso Daras bisa menjelaskan semuanya dengan runtun, dari kepingan-kepingan perjalanan hidup Bung Karno.&#13;
Bung Karno adalah sosok menarik untuk dikupas dalam pergulatan sejarah perjuangannya. Setelah sekian lama sejarah ditulis oleh pemenang (baca: orde baru). Kini saatnya kita menikmati sejarah yang ditulis dengan jujur dan bersahaja. Bagaimanapun juga,inspirasi Bung Karno akan selalu hadir dalam perjalanan semangat kebangsaan kita. Dia selalu mencintai rakyatnya. Dengan membaca buku ini, seolah olah membuatnya hadir di tengah kita dengan caranya sendiri.” – Imam Brotoseno, Blogger, Sutradara, dan Sukarnois.&#13;
“Pada diri Bung Karno terangkum semua sifat keindahan pria: romantis, kadang melankolis, namun kukuh sebagai nasionalis yang siap melinggis sifat bengis kaum kapitalis. Bung Roso Daras mengemas dan menyuguhkan sisi-sisi dramatis itu dengan manis.” – Tofik Pram, Penulis dan Sukarnois.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Biografi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Soekarno</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kepala Negara</topic>
 </subject>
 <classification>923.1 / DAR / t II</classification>
 <identifier type="isbn">9786027926165</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I18837</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I18837-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I18837</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>28.710..jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>202657</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-09-18 08:55:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-09 18:04:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>