<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="200981">
 <titleInfo>
  <title>Warna-Warni Wajah Gereja:</title>
  <subTitle>Gagasan Tentang Hidup Menggereja</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Viktorahadi, R. F. Bhanu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Victi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kanisius</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>12,5 x 19 cm / 240 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu hari, seorang uskup salah satu wilayah gerejawi di Brasil mengunjungi daerah pedalaman Amazon. Penduduk setempat yang belum mengenal Kristus, menerimanya dengan tangan terbuka. Uskup yang dikenal mudah bergaul itu pun tinggal beberapa hari di ranah asing tersebut. Rupanya, penduduk menyukainya. Mereka pun sepakat meminta sang uskup tinggal di daerah mereka itu. Namun, sang uskup menolak dengan halus permintaan mereka. Alasannya, ia tak bisa meninggalkan Gereja. Apa boleh buat, penduduk setempat akhirnya merelakan kepergian sang uskup. Dalam kata-kata perpisahannya, tetua adat masyarakat setempat menyampaikan pesan kepada sang uskup. &quot;Lain kali, kalau berkunjung, ajaklah serta juga Gereja, istrimu itu, ke tempat kami, supaya engkau tak perlu beralasan pulang untuk mengurusnya,&quot; pintanya dengan mantap. Penduduk setempat mengira bahwa Gereja adalah istri sang uskup.&#13;
&#13;
Inilah salah satu sisi wajah Gereja yang bisa dikenali. Esai-esai yang berkumpul di buku ini hendak memotret pelbagai sudut dan sisi wajah Gereja. Hasilnya, ternyata wajah Gereja berwarna-warni. Dalam warna-warni wajah Gereja tersebut, bertaburan unsur-unsur pembeda atau penanda hidup. Penanda hidup itu muncul dalam wujud yang sangat beragam. Di suatu saat ia muncul dalam wujud gagasan atau percik-percik inspiratif yang memicu suatu penemuan baru dalam keberlangsungan hidup. Di saat lain, ia muncul dalam wujud semangat yang berkobar-kobar laksana nyala api, yang menjadi bahan bakar atau stamina guna menempuh jalan kehidupan yang kerap meletihkan. Dari esai-esai ini, warna-warni wajah Gereja bisa semakin dikenali.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pastoral</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pelayanan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Hidup Menggereja</topic>
 </subject>
 <classification>253 / VIK / w</classification>
 <identifier type="isbn">9789792144895</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I31798</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I31798-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I31798</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>32.789..jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>200981</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-09-23 13:28:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-03 13:24:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>