<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17385">
 <titleInfo>
  <title>Negeri Tak Terjamah:</title>
  <subTitle>Menyelami Misteri Kematian</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Easwaran, Eknath</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hardiwati, Yovita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Translator</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Gramedia PT.</publisher>
  <dateIssued>2000</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>11 x 18 cm / 144 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kalah main dadu melawan Kurawa, Pandawa dibuang di hutan, Lapar dan haus mengantarkan mereka sampai di sebuah telaga. &quot;Tunggu!&quot; Kata Yaksa penunggu telaga. &quot;Itu telagaku. Jangan minum sebelum bisa menjawab pertanyaanku dengan benar! &quot;&#13;
Tak peduli peringatan Sang Yaksa, satu per satu, empat dari lima bersaudara Pandawa mati. Hanya si Sulung yang bisa menahan dahaga, berhasil menjawab teka-tekinya, dan terbebas dari kematian.&#13;
Kita semua sedang bermain dadu. Kita berada di sebuah kasino besar dan berjudi melawan Kematian. Setiap kali dadu dilemparkan, Kematian berkata, &quot;Kalian kalah!&quot; Berangsur-angsur kita kehilangan gairah hidup, vitalitas, dan akhirnya hidup itu sendiri. Cepat atau lambat Kematian merampas semuanya, bisa sedikit demi sedikit, atau semuanya sekaligus.&#13;
Adakah itu titik akhir? Kata Kabir, &quot;Apa yang bisa ditemukan sekarang pasti akan ditemukan juga nanti. Kalau sekarang tidak menemukan apa-apa, kamu akan berakhir di sebuah apartemen di kota kematian.&quot; &#13;
Undiscovered Country adalah penjelajahan untuk &quot;menemukan apa-apa&quot; itu, sekarang, demi hidup sekarang juga, sekaligus demi bekal nanti.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Asal dan Nasib dari Jiwa Individu</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kematian</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kehidupan</topic>
 </subject>
 <classification>129 / EAS / n</classification>
 <identifier type="isbn">9796555468</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I01076</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I01076-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I01076</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>2.581..jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17385</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2011-02-14 10:09:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-24 08:23:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>